Kamis, 17 Desember 2009

TUGAS 3

Bila kita mencermati dunia remaja tentu tidak asing lagi dengan istilah ‘kebebasan’ atau freedom. Kebebasan diartikan sebagai bebasnya memenuhi kebutuhan tanpa terikat dengan aturan. Ide kebebasan yang ditawarkan Barat berakar dari pandangan hidup kapitalisme-sekuler.

Dimana ide kebebasan itu telah banyak diadopsi oleh remaja di Indonesia yang mayoritas Muslim. Dengan adanya kebebasan itu, seolah-olah hukum atau aturan yang diberlakukan ditengah-tengah masyarakat menjadi semu.

Ataukah hukum yang diterapkan mulai longgar? Sehingga para remaja dengan mudahnya melakukan seabrek kebebasan.

Atas dasar kebebasan berekspresi, para remaja mulai meniru gaya hidup Barat yang serba bebas. Dugemlah, ngedrugs, ngedate, free seks, pornografi sampai pornoaksi yang bukan lagi menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan bahkan dilakukan. Pemujaan terhadap artispun bukanlah hal yang asing lagi di kalangan remaja. Tidak heran bila kebanyak remaja saat ini berlomba-lomba meniru gaya hidup para artis. Mereka rela berkorban baik tenaga ataupun materi sekalipun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Analisis Makalah

Makalah yang berjudul "Gerakan Pemurnian Wahabi"

A. Dalam segi penuturan yang di tampilkan
saya melihat makalah ini dari segi format penulisan banyak sekali kesalahan yang saya temukan. Beberapa contoh misalnya:
1. Makalah anda menggunakan (line spacing) yang kurang tepat, sehingga makalah anda terlihat kurang menarik untuk di ihat dan di baca. karena tulisan makalah tersebut antara line dengan line selanjutnya berdekatan. Dan seharusnya pada tulisan maklah yang benar harus menggunakan line spacing yang berukuran 1,5.
2. Pada bagian penutup seharusnya terdapat kesimpulan dan saran.
3. Suatu makalah atau karya ilmiah harus di lengkapi dengan daftar pustaka, yang memaparkan karya ilmiah lain yang di gunakan sebagai rujukan.
4. Dari sub bab di ketik di batas pinggir kiri dengan huruf besar semua.
5. Bab dengan sub bab jaraknya 3 spasi.
6. sub bab dengan kalimat di bawahnya berjarak 1,5 spasi.

B. Dari segi isi :
1. Makalah ini kurang menjelaskan efek yang akan di timbulkan di timbulkan di Indonesia serta kontradiksi dengan paham-paham lain yang ada di indonesia
2. penulis terinspirasi untuk membawa pembaca untuk para pembaca masuk ke dalam masalah yang sedang dibicarakan.
3. penulis terlalu membesar-besarkan atau mengagung-agungkan Muhammad bin Abd Wahhab sebagai pembaharuan dalam Islam, padahal masih banyak ulama-ulama lainnya yang berpengaruh pada saat itu.
4. Makalah ini terlalu banyak istilah-istilah yang menyulitkan para pembaca dalam memahami isi dari makalah ini. dan seharusnya disamping kata-kata ilmiah yang digunakan, harus ada pengertian atau arti dari kata ilmiah tersebut.

C. Dari segi tulisan
1. Dalam maklah ini kita temukan pemborosan kata-kata, salah satunya pada kalimat : berkat bimbingan kedua ibu bapaknya, padahal bisa juga diganti dengan kata "orang tuanya" yang pastinya kalimat bisa lebih di pahami lagi dan tidak ada yang namanya pemborosan kata.
2. Kemudian makalah ini juga saya temukan kesalahan dari segi pengetikan seperti halnya kata "uinat, perkembangan, jangjauan, ternayat, hairan, mahupun, kemusian, pelbagai, pelusuk, memheri,memperoeh, ka'hah."
yang menyebabkan pembaca kesulitan dalam memahami isi dari makalah.
3. Adanya kesalahan tulisan pertama yang seharusnya huruf pertama itu harus kapital, contoh dalam kalimat "tauhid uluhiyah" yang seharusnya Tauhid Uluhiyah, tauhid rububiyah = Tauhid Rububiyah, tauhid asma ' = Tauhid Asma', tauhid al-afal = Tauhid al-afal. Dan ada juga kata kadar yang seharusnya Qada dan Qadar.
4. Selain kesalahan dari segi pengetikan dan adanya pemborosan kata-kata ada juga kesalahan penulisan kata "syirik yang seharusnya syirik, kufr seharusnya kufur, kalimat kufur yang biasanya di pakai anak-anak muda jaman sekarang yang artinya ketinggalan zaman, jadi tidak pantas ada dalam makalah tersebut.

pengalaman seru waktu SMA

Ini kisah waktu SMA yang buat saya tidak bisa di lupakan, jadi begini awalnya, pas waktu istirahat, saya sama teman-teman saya sedang di kantin makan-makan, kemudian tiba-tiba ada kakak kelas yang menghampiri saya, kemudian saya menghampiri mereka. tiba-tiba mereka langsung memarahi saya, tanpa ada alasan yang jelas dan apa salah saya yang sebenarnya.
Pada waktu itu saya langsung menangis tanpa memperdulikan orang-orang yang di sekitar saya. Dan ternyata tanpa saya duga mereka memecahkan telur ke kepala saya dan terigu ke badan saya. otomatis saya kaget, sekaget-kagetnya mereka bilang "Happy Birthday" dan saya bingung karena pada saat itu bukan hari ulang tahun saya. namun mereka mengira bahwa hari itu adalah hari ulang tahun saya, tapi saya tidak bicara apa-apa dan saya cuman bisa diam.
Kemudian saya pulang dengan kondisi yang serba acak-acakan termasuk baju saya yang kotor dan bau karena pecahan telur tersebut.